Hyundai dan Kia tarik 534.000 kendaraan karena risiko kebakaran mesin

Jakarta (ANTARA) – Kia Motors Corp dan afiliasi Hyundai Motor Co mengatakan pada Kamis (28/2) waktu setempat bahwa mereka telah menarik (recall) sekitar 534.000 kendaraan di Amerika Serikat (AS) yang berisiko mengalami kebakaran pada mesin.

Kia menyatakan sudah menarik 378.000 kendaraan Kia Soul 2012-2016 atas kerusakan mesin dan risiko terjadinya kebakaran, sementara Hyundai dan Kia telah menarik 155.000 Tucson 2011-2013 dan Sportage 2011-2012 atas kemungkinan kebocoran tangki minyak.

Dilansir dari Reuters, Jumat, bulan lalu perusahaan mengatakan akan menarik kembali 168.000 kendaraan karena adanya risiko kebakaran.

Pembuat mobil Korea Selatan itu sekarang sudah menarik lebih dari 2,3 juta kendaraannya sejak 2015 untuk mengatasi berbagai risiko kebakaran pada mesin.

Pada November 2018, Reuters melaporkan bahwa jaksa federal telah meluncurkan penyelidikan kriminal terhadap Hyundai dan Kia untuk memastikan apakah penarikan kendaraan yang dikaitkan dengan kerusakan mesin dilakukan dengan benar.

Perusahaan menolak untuk mengomentari penyelidikan tersebut.

Pada Mei 2017, Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) Amerika Serikat membuka penyelidikan resmi terhadap penarikan hampir 1,7 juta kendaraan Hyundai dan Kia atas kerusakan mesin.

Hyundai mengatakan telah bertemu dengan NHTSA pada Desember 2018 untuk membahas analisis perusahaan dan badan tersebut memberi tahu perusahaan bahwa Hyundai diharapkan melakukan penarikan terhadap Hyundai Tucson 2011-2013.

Tidak ada laporan kecelakaan atau cedera terkait dengan penarikan itu, kata perusahaan.

Kia mengatakan, penarikan didorong oleh adanya suhu gas buang yang tinggi yang dapat merusak catalytic converter dan berpotensi pada bagian lain. Diler akan memutakhirkan perangkat lunak untuk mencegah overheating dari catalytic converter.

Reuters melaporkan pada Januari bahwa perusahaan akan menawarkan peningkatan perangkat lunak untuk 3,7 juta kendaraan yang tidak ditarik kembali. Pembaruan perangkat lunak bertujuan melindungi kendaraan dari kerusakan internal dan mereka juga akan menawarkan jaminan baru untuk masalah mesin.

Whistleblower Korea Selatan pada 2016 melapor kepada NHTSA, yang telah memeriksa ketepatan waktu dari tiga penarikan kembali di AS dan apakah mereka telah mengurus kendaraan tersebut.

Pada 2015, Hyundai menarik kembali 470.000 sedan Sonata di AS, mengatakan kerusakan mesin akan menyebabkan kendaraan mogok, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan. Pada saat itu, Kia tidak menarik kendaraannya yang juga menggunakan mesin “Theta II”.

Pada Maret 2017, Hyundai memperluas penarikan di AS, menjadi 572.000 kendaraan Sonata dan Santa Fe Sport dengan mesin “Theta II”, dengan masalah yang sama.

Pada hari yang sama, Kia juga menarik 618.000 kendaraan Optima, Sorento, dan Sportage, yang semuanya menggunakan mesin yang sama.

Pada Rabu, Pusat Keamanan Otomatis, yang telah mengajukan petisi kepada NHTSA untuk menuntut penarikan kendaraan tambahan.

Mereka mengatakan kepada Kongres bahwa Kia dan Hyundai harus menarik kembali lebih banyak kendaraan yang berisiko terbakar setelah adanya laporan 300 kasus kebakaran yang bukan disebabkan tabrakan.

Baca juga: Kantor Hyundai di Korsel digerebek
Baca juga: Penjualan Hyundai-Kia meningkat di Eropa

Pewarta:
Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2019