Cerita Roy Jeconiah merawat Toyota Hardtop hingga BMW

Jakarta (ANTARA) – Pemusik Rock Indonesia, Roy Jeconiah yang juga mantan vokalis band Boomerang, menceritakan pengalamannya saat merawat Toyota “Hardtop” FJ 40 keluaran tahun 1978 hingga harus berpindah sedan BWM demi keluarga.

“Saya suka bukan karena kecepatan, tapi karena tenaganya besar. Mobil itu untuk berpetualang ke gunung atau offroad,” kata Roy Jeconiah saat ditemui di sebuah bengkel di Jakarta Selatan, Jumat (5/4).

Roy, yang kini bersolo karir dengan nama panggung Jecovox itu, menjelaskan telah membeli Toyota Hardtop pada 1995 seharga Rp35 juta. Mobil itu pun kemudian dimodifikasi agar dapat digunakan untuk moda transportasi harian.

“Sudah dimodifikasi segala macam, sering dibawa jalan-jalan, juga offroad,” katanya, tanpa menjelaskan bagian yang sudah dimodifikasi.

Roy mengaku mampu merawat mobil kesayangannya sendiri meskipun sesekali menyerahkan kepada bengkel apabila terjadi kerusakan yang sulit ditangani.

“Ada bengkel langganan, selain saya ikut komunitas juga. Kalau ada yang kurang, bisa langsung tanya kawan,” kata Roy yang keluar dari band Boomerang pada 2010.

Merawat mobil tahun 1978 memang tidak mudah, lanjut Roy, tapi proses perbaikan dan memburu suku cadang memberikan kesenangan tersendiri.

“Repot, tapi di situ asyiknya. Terkadang kita menunggu spareparts, ya nunggu lama. Tapi selama bisa dipakai ya saya pakai. Tapi, itulah seninya merawat mobil seperti itu,” katanya.

Baca juga: Boomerang Berencana Luncurkan Lagu Baru

Beralih sedan

Roy kemudian menjual Toyota “Hardtop” FJ 40 pada 2005, atau genap 10 tahun sejak mobil itu dia beli secara bekas pada 1995.

Alasannya menjual Hardtop karena Roy membutuhkan mobil dari segmen sedan untuk mengakomodir kebutuhan keluarganya.

“Hardtop saya jual saat 2005, sebelum menikah. Itu tuker guling sama Volvo, kemudian ganti BMW,” kata Roy.

Dia menjelaskan mobil Hardtop itu ditukar dengan sedan segmen menengah Volvo 740. Namun tidak lama setelahnya, Roy kepincut untuk merasakan sedan premium BMW 520i.

“Kalau BMW karena ada saudara yang menyukai BMW. Jadi, ditawarin pakai BMW,” katanya.

Roy mengatakan alasannya memilih mobil bukan berdasarkan merek melainkan fungsi yang ditawarkan.

“Jadi ketika akan berkeluarga saya pilih yang mengakomodir kebutuhan,” kata Roy yang tiga tahun terakhir menggunakan mobil keluarga Suzuki Ertiga.

Baca juga: Roy Boomerang bikin album solo dengan band baru

Pewarta:
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2019