Yamaha Ekspor Besar, Jokowi Makan Kenyang

Jakarta: Presiden Joko Widodo senang PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing Mampu mengekspor 1,5 juta unit kendaraan. Presiden juga memuji suasana kerja di Yamaha.
 
Kepala Negara tiba di kompleks pabrik PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Pulogadung, Cakung, Jakarta Timur pukul 12.15 WIB. Jokowi hadir dengan jaket kasual hitam bertuliskan “Bulls Syndit Motorcycles”.
 
Jokowi dan rombongan menteri serta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ikut makan bersama ratusan pegawai. Mereka menyantap sajian yang sama dengan para karyawan dengan porsi lumayan banyak.
 
“Saya tadi makan nasinya juga banyak, lauknya sate dan empal saya makan habis tuntas,” kata Jokowi dalam sambutannya di lokasi, 3 Desember 2018.
 
Jokowi mengaku memang lebih senang bila makan ramai-ramai. Apalagi, dia biasanya hanya makan berdua atau hanya bertiga. “Tadi (makan bareng) ratusan (karyawan) jadi nambah nafsu makan. Saya biasanya sulit,” jelas dia.

Baca: Yamaha Rajai Ekspor, Pasar Nasional Didominasi Honda

Di sisi lain, Jokowi menyinggung bila selama ini masalah bangsa adalah impor yang lebih besar dari ekspor. Ekspor Yamaha yang terus meningkat dari 23 ribu unit di 2014 hingga kini total mencapai 1,5 juta ke 45 negara direspons positif Jokowi.
 
“Ekspor tinggi, investasi besar, dan lokal konten 94 persen ini investasi yang kita cari karena kalau ekspor bahan dari impor bikin difisit neraca perdagangan,” jelas dia.
 
Dia mengungkapkan, dirinya pernah memakai motor Yamaha saat Asian Games 2018. Dia membuka pintu lebar bagi Yamaha untuk terus melebarkan sayapnya di Indonesia.
 
“Saya enggak mau ada hambatan misalnya urusan perizinan. Sampaikan ke menteri, kalau enggak mempan sampaikan ke saya, karena Yamaha kawan lama sejak 1974, sudah 44 tahun,” pungkas Jokowi.

(FZN)